Make your own free website on Tripod.com

PREPARAT PECAH

Where Everybody Loves to Become Geeks

SEL

 

· Sel diartikan sebagai unit structural dan fungsional terkecil makhluk hidup.

· Sel-sel yang memiliki bentuk ukuran, dan fungsi yang sama akan membentuk jaringan.

Beberapa jaringan akan membentuk organ dan selanjutnya membentuk sistem organ dan individu.

 

SEL PROKARIOTIK

 

· Sel prokariotik adalah sel-sel yang belum memiliki inti sejati (pro=sebelum , karyon=inti atau nucleus)

 

· Bakteri merupakan contoh dari Monera yang bersifat prokariotik, sedangkan protozoa bersifat eukariotik adalah contoh dari protista.

Ciri-ciri sel prokariotik adalah DNA tidak terstruktur  dalam bentuk nucleus. DNA terdapat pada nukleoid tidak diselubungi oleh membran. Lalu kromosom pada bakteri berbentuk sirkuler, tidak mempunyai nucleolus, dan reticulum endoplasma berupa mesosom, umumnya berukuran kecil, lebih kecil dari sel eukariotik.

 

STRUKTUR dan FUNGSI ORGANEL SEL

 

· MEMBRAN SEL berfungsi untuk mengatur masuknya bahan-bahan ke dalam sel dan keluarnya zat-zat tertentu dari dalam sel. Membrane sel memiliki lipid dua lapis yang terdiri dari protein ekstrinsik (protein yang terdapat di permukaan dalam dan permukaan luar membrane sel ) dan protein intrinsik (protein yang menembus kedua lapis lipid dan terbenam pada lapisan lipid dan bersifat hidrofobik).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                                                                Gambar 1. Membran sel

 

· SITOPLASMA adalah cairan yang terdapat di dalam sel dan terletak di luar inti sel. Cairan yang terdapat di dalam inti sel disebut nukleoplasma.

 

· ORGANEL SEL adalah struktur-struktur dalam sel yang dibatasi oleh membrane. Organel organel yang penting adalah mitokondria, kloroplas, reticulum endoplasma, golgi komplek, lisosom, vakuola, dan ribosom.

 

· MITOKONDRIA fungsinya sebagai pembuat dan pemberi energi. Mitokondria pada beberapa sel dapat bergerak secara bebas membawa ATP ke daerah-daerah yang memerlukan energi.

 

· PEROKSISOM/BADAN MIKRO adalah hasil asosiasi peroksisom dan glioksisom yang memiliki struktur serupa dengan lisosom. Peroksisom banyak terdapat dalam sel parenkim hati dan sel tubulus kontortus proksimal ginjal. Fungsi peroksisom adalah menghasilkan enzim katalase yang berfungsi menguraikan peroksida hydrogen sebagai hasil samping fotorespirasi yang sangat toksik untuk sel, menjadi H20 dan 02 , merubah lemak menjadi karbohidrat, dan perubahan senyawa purin dalam sel.

 

· MIKROTUBULUS fungsinya untuk membentuk silia, sentriol, dan benang-benang spindel.

 

· MIKROFILAMEN fungsi adalah bertanggung jawab untuk semua gerakan yang ada di dalam sel.

 

· NUKLEUS/INTI SEL berfungsi untuk mengatur seluruh aktivitas sel. Inti sel mengandung DNA dan protein inti (nucleoprotein).

 

· RETIKULUM ENDOPLASMA dibagi atas dua, yaitu reticulum endoplasma kasar (karena permukaan luarnya melekat ribosom) dan reticulum endoplasma halus (karena pada membrannya tidak terdapat ribosom).

 

· APARATUS GOLGI adalah vesikel pipih yang berbentuk kantong yang berkelak-kelok. Fungsi nya adalah untul membentuk lisosom.

 

· RIBOSOM fungsi utamanya adalah untuk mengsintesis protein.

 

· LISOSOM adalah organel ynag berbentuk bulat yang dibatasi oleh sistem membrane tunggal. Fungsinya untuk pencernaan, menghasilkan zat imun, bersifat autolisis, autofagi, dan menghancurkan makanan secara eksositosis. Lisosom dibagi menjadi dua yaitu lisosom primer (lisosom yang memproduksi enzim-enzim yang belum aktif, fungsinya sebagai vakuola makanan.) dan lisosom sekunder (lisosom yang terlibat dalam kegiatan mencerna, fungsinya sebagai autofagosom).

 

· KLOROPLAS merupakan plastida yang mengandung pigmen hijau yang disebut klorofil. Fungsi kloroplas adalah sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis.

 

· SENTROSOM hanya dapat ditemui pada sel hewan. Sentrosom adalah lingkaran kecil yang terletak pada salah satu kutub inti. Gunanya untuk membentuk benang-benang spindel.

 

· DINDING SEL adalah struktur yang hanya dimiliki oleh sel tumbuhan yang berada pada bagian paling luar. Gunanya adalah untuk proteksi sel terhadap factor-faktor mekanis dan memberi bentuk sel relatife tetap.

 

· VAKUOLA sebagai tempat cadangan makanan.

 

 

TRANSPOR MOLEKUL MELALUI MEMBRAN

 

Berbagai macam cara membrane sel untuk melewatkan molekul-molekul yang dibutuhkan oleh sel adalah dengan cara sebagai berikut :

 

· DIFUSI adalah peristiwa penyebaran molekul zat terlarut dari larutan yang berkonsentrasi tinggi ke larutan yang konsentrasinya rendah. Difusi dipengaruhi oleh suhu, tekanan, dan konsentrasi larutan. Peristiwa difusi akan berakhir jika tercapai larutan isotonis, yaitu larutan yang mempunyai konsentrasi yang sama. Contoh peristiwa difusi adalah membuat air sirup, melarutkan air gula, membuat air the, dll.

 

· OSMOSIS adalah perpindahan molekul zat pelarut (air) dari larutan yang berkonsentrasi rendah menuju ke larutan yang berkonsentrasi tinggi melalui membrane semipermiabel. Osmosis berakhir pada saat larutan mencapai keseimbangan antara tekanan osmosis dan tekanan tugor.

 

· TRANSPOR AKTIF terdiri atas 3 cara yaitu symport (membawa dua molekul kea rah yang searah), antiport (membawa dua molekul kea rah yang berlawanan), uniport (transport pembawa satu molekul kea rah yang searah).

 

· ENDOSITOSIS adalah masuknya zat ke dalam sel sebagai akibat melekuknya membran sel sehingga zat tersebut terjebak di dalam sel atau terbungkus oleh membrane sel. Bila zat yang masuk adalah zat padat disebut fagositosis, dan apabila zat yang masuk adalah zat cair maka disebut pinositosis.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                                                                                                       Gambar 2. Endositosis

 

 

· EKSOSITOSIS adalah dikeluarkannya suatu zat yang terbungkus oleh membrane sel.